• Kategori artikel

  • Mei
    13
    Terdaftar ke dalam kategori: (Siroh) pada 13-05-2008

    Yaumul-Furqan, adalah nama lain untuk menyebut hari berkecamuknya perang yang pertama kali dalam Islam, Perang Badr. Meskipun bukan peperangan yang besar, namun sangat menentukan perjalanan sejarah Islam. Karenanya dalam Al-Qur’an disebut Yaumul-Furqan, yaitu hari kebenaran menaklukkan kebatilan.

    Pada peperangan itu kaum Muhajirin harus berhadapan dengan orang-orang yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan mereka. Pertemuan di medan peperangan yang harus memilih antara membunuh atau dibunuh. Sementara itu, kaum Anshar yang telah mendeklarasikan kesetiaan (baiat) kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka tidak lagi membatasi pembelaan dengan butir-butir pada Baiat ‘Aqabah yang kedua semata. Yaitu pembelaan di wilayah Madinah saja. Akan tetapi, mereka siap membela aqidah Islamiyyah tanpa syarat. Jumlah kaum Muhajirin lebih dari 60 sekian orang, sedangkan jumlah kaum Anshar 240 sekian sahabat (Riwayat al-Bukhari no3956).

    мебели

    мебели



    Ajukan komentar baru
    Nama: 
    Email: 
    URL: 
    Komentar: