Merupakan sebuah nikmat yang agung yang Alloh berikan kepada seorang hamba bila ia dapat menjumpai sepuluh hari di awal bulan Dzul-Hijjah ini. Maka hendaklah kita manfaatkan kesempatan yang mulia ini untuk mengerjakan ketaatan kepada Alloh dan jangan kita biarkan berlalu begitu saja, berikut adalah amalan – amalan sholeh yang disunnahkan pada bulan Dzul hijjah : 1. Kita disunnahkan berpuasa selama sembilan hari di awal bulan Dzul hijjah, dan apabila tidak mampu maka hendaklah berpuasa pada tanggal sembilannya, yaitu pada hari arofah. Hal ini sesuai dengan sabda Rosululloh; “ Bahwasannya nabi berpuasa ’asyuro dan (juga berpuasa) sembilan hari di bulan Dzul hijjah serta tiga hari di setiap bulannya”. ( HR.Abu Dawud : 2437, lihat shohih sunan abu dawud 2/78 ) Adapun dalil yang menjelaskan keutamaan berpuasa arofah adalah hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dalam shohihnya, yaitu tatkala Rosululloh ditanya tentang keutamaan puasa arofah, maka beliau bersabda : “ ( puasa arofah akan ) menghapus dosa – dosa kecil setahun yang lalu dan yang akan datang.” ( HR. Muslim : 1162) 2. Membaca takbir, tahlil, dan tahmid, baik dijalan –jalan , maupun dipasar – pasar dengan suara jahr ( keras ) bagi kaum laki – laki dan suara lirih bagi kaum wanita, sebagaimana hal ini telah dicontohkan oleh shahabat Umar, Ibnu umar, Abu huroiroh, dan Ummu Athiyyah serta para sahabat yang lainnya. Maka untuk itu, marilahkita sama – sama menghidupkan kembali sunnah para shahabat nabi, yang telah banyak dilalaikan oleh kaum muslimin. Mengenai dalil – dalil akan disyariatkannya tahlil, tahmid dan takbir, maka banyak sekali, diantaranya firman Alloh : “Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan…”. (Q.S.Al Hajj :28) Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud ayat diatas adalah sepuluh hari di awal bulan dzul hijjah. Dan dalam ayat lain : “Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Alloh dalam beberapa hari yang berbilang.” (Q.S.Al Baqarah : 203) Dzikir di sini ialah membaca takbir, tasbih, tahmid, talbiah dan sebagainya. beberapa hari yang berbilang ialah tiga hari sesudah hari raya haji Yaitu tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzul Hijjah. hari-hari itu dinamakan hari-hari tasyriq. 3. Menunaikan haji dan umroh ke baitul harom, hal ini merupakan amalan yang paling utama di bulan ini, bagi orang – orang yang diberikan kelapangan harta, sebagaimana Rosululloh bersabda : “ haji mabrur itu tidak ada balasannya kecuali surga.” ( HR.Bukhari : 1723, Muslim : 1349 ) Selain haji, umroh, dan menyembelih binatang korban sebagai amalan–amalan yang kita lakukan di bulan ini, hendaknya kita juga memperbanyak amal–amal sholeh lainnya seperti bershodaqoh, infaq, dan membaca Al-Qur’an dengan mentadabburi makna–maknanya serta mendakwahkannya kepada sanak sudara kita, karena Rosululloh bersabda : “ Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya dia akan menjadi syafaat bagi pembacanya kelak di hari kiamat. “ ( HR. Muslim : 854 )
Ajukan komentar baru
|
![]() |
||||
| menegakkan tauhid mengikuti sunnah | ||||
Kategori artikel
- Adab (9)
- Akhlak (5)
- Aqidah (12)
- Bedah Buku (1)
- Buletin (6)
- Dauroh (6)
- DOWNLOAD: Ceramah (1)
- DOWNLOAD: Mading (5)
- DOWNLOAD: Program (2)
- DOWNLOAD: Wallpaper (3)
- Fatwa (6)
- Fiqh (10)
- Hadits (2)
- Ibadah (4)
- Info (11)
- Kajian Rutin (3)
- Kegiatan Sosial (1)
- Keluarga (10)
- Kesehatan (5)
- Kisah Kamu (3)
- Koreksi (7)
- Manhaj (18)
- Muamalah (12)
- Nasehat (23)
- Remaja (7)
- Siroh (5)
- Soal-Jawab (34)
- Tabligh Akbar (6)



