• Kategori artikel

  • Jul
    01
    Terdaftar ke dalam kategori: (Kisah Kamu) pada 01-07-2007

    Inilah yang kurasakan dalam hati. Perasaan yang tak pernah ku rasakan. Seorang wanita berjanji kepadaku untuk menikah denganku, tapi beberapa waktu lalu. Dia berkata bahwa dia akan menikah dengan seorang pria lain. Serius atau bercanda aku pun tak tahu. Apakah yang anda pikirkan, seorang wanita berjanji untuk menikah. hmmm tapi inilah kenyataan, Jarang-jarang ada wanita seperti itu.

    Pertama kami mengenal, sungguh tak ada perasaan yang membuat kami terjebak situasi yang rumit. Dia mengajakku menikah, tapi orang tuanya sendiri yang menolak. Sungguh ku tak tahu harus bagaimana. Sekarang aku gak ada lagi komunikasi dengan dia, tiap ku sms gak pernah di bales. Tak tahu apa maunya, Apakah aku hanya seorang pria yang lemah di manfaatkan olehnya. Ya inilah hidup yang kujalani, dikecewakan dan selalu disakiti. Tapi Allah tetap menjagaku dari hal yang buruk. Semoga dia mengerti atas perbuatannya, karena kelak semua akan dipertanggung jawabkan.

    “Ya Allah jagalah hati kami, Sesungguhnya hanya Engkau yang membolak-balikkan hati. Satukanlah kami jika kami berjodoh. Jalinkanlah kami silahturahim yang baik jika kami tak berjodoh. Amin”

    Sebenarya diri ini takut salah dalam mengambil sikap.
    Mohon sarannya…

    akhi Toha



    Komentar yang masuk:
    terdapat 6 komentar yang diajukan untuk artikel: "Aku dikecewakan oleh seorang wanita"
    oleh: akbar fajar amanu bin achmad sodik bin ichwan tanggal: Juli 5th, 2007 pukul: 7:46 pm #

    Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Ana hanya dapat menyarankan sebaiknya akhi lupakan wanita
    tersebut dan yakinlah yang namanua jodoh di tangan Allah bukan
    kita yang menentukan.

    Ana belum pernah mengalami apa yang akhi alami tetapi ana
    pernah ditolak wanita lebih dari lima kali (yang ana ingat) hanya
    karena ana tidak mau pacaran dan hanya mau langsung nikah.

    Istri ana yang saat ini Insya Allah akan melahirkan anak kami yang
    kedua termasuk wanita yang pernah menolak menikah dengan
    ana…

    Alhamdulillah istri ana Insya Allah termasuk istri yang shalihah
    dan bahkan kami pernah mendatangi walimahan salah seorang
    wanita yang pernah menolak menikah dengan ana …

    Semoga kisah nyata ana ini bisa sedikit menggugah akhi untuk
    melupakan wanita tersebut dan jangan putus asa untuk terus
    meniatkan diri bahwa menikah adalah sebuah ibadah.

    Wallahu ‘alam
    Wassalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Akbar Fajar Amanu lahir tahun 1396 H / 1976 M di Jakarta

    oleh: isha tanggal: Juli 5th, 2007 pukul: 7:54 pm #

    Hmmmmmmmmmm…inilah yang ane takutin dari sebuah barang yang namanya HAND PHONE. Akhi inget teknologi jangan di salah gunakan untuk hal-hal yang mudhorot. Antum tau sebabnya dan akibatnya. kalo emang ga jadi ya udah tinggalin, ikhlasin Alloh akan kasih yang terbaik dari itu semua. Ini juga berlaku buat para ikhwan salafy yang suka “sms-in” akhwat (walopun masih dalam proses ta’aruf) jangan sampe hal ini di lakukan karena bukan manfaat yang di dapetin tapi jadi dosa. Baiknya ikutin yang syar’i tanya sama orang terdekatnya jangan. saran ane perbaiki niat, ibadah sunnah, instropeksi diri agar ke depannya sesuai dengan yang di harapkan. Tapi yang jadi pertanyaan kalo antum nuntut ilmu syar’i hal ini ga bakal terjadi. Laa tahzan innalloha ghofururrohiim.

    oleh: toha tanggal: Juli 7th, 2007 pukul: 6:29 pm #

    Terimakasih Akh…
    mungkin cerita yang ana ungkapkan diatas kurang detail.
    saat ini ana sedang mencoba memperbaiki diri, memang ada beberapa kesalahan yang ana lakukan karena kekurangan ilmu.
    mungkin bukan kesedihan yang ana rasakan akan tetapi sebuah kekecewaan.
    Terimaskasih wahai saudaraku, bimbinglah adekmu ini
    tohaboy@yahoo.com

    oleh: nia tanggal: Juli 16th, 2007 pukul: 5:31 pm #

    assalamualaykum, luka…hmm….
    padahal rasa itu tak salah tapi…..
    luka itu memang menyakitkan ya?

    oleh: asti tanggal: Juli 16th, 2007 pukul: 5:35 pm #

    Assalamualaikum……..

    Tohaboy adikku yang baik hati….
    Yang sabar ya…:) dan tetap positif thinking ya :)
    Ingat, bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Allah tidaka akan memberikan kita ujian yang melebihi kemampuan kita. Dia-lah Yang Maha membolak-balikan hati.
    Klo kita kita belajar selalu berkusnudzon pada-Nya, insallah ketentraman dan kesejukan hati akan kita dapatkan. Dek…mungkin dia bukan jodoh adik….masalah yang adek hadapi dari manapun datangnya itu bukan rencana kita. Semua atas kehendak-Nya. Mungkin dia bukan kebaikan untuk adik walaupun hati kita menolah seakan dia serasi dan cocok dengan kita, tapi ingat sesuatu yang baik menurut kita itu belum tentu baik dimata Allah. Naluri hamba-hamba itu terbatas dek…. Mbak hanya sedikit membatu lewat email ini, moga2 adek tabah sabar n tetep semangat untuk menikmatinya dengan hati yang positif. Oke…tetep semangat ya…so jangan samapai masalah membuat kita lalai dan sombong untuk tetep meminta dan memohon pada-Nya. Oke?

    Wassalam

    oleh: Abu Hafshin tanggal: Juli 17th, 2007 pukul: 3:35 pm #

    Akhi Thoha. Apa yg Antum rasakan juga pernah Ana alami. Akhwat yang hampir Ana pinang ternyata sudah lebih dulu menerima pinangan Ikhwan lain. Awal kami berkomunikasi dijalin melalui email, sms dan chatting. Benarlah bhw semua cara itu hanya tipu daya syaithan, menyelipkan benih2 cinta yang memperdaya. Ya Akhi, tinggalkan semua media itu bilamana Antum benar2 akan menikahi seorang Akhwat dan berharap pernikahan yg barokah. Jangan menggunakan alasan bhw ini darurat. Jangan !!! gunakan cara syar’i melalui Ikhwan yg sdh memiliki isteri, dan berproseslah melalui perantara melalui isteri ikhwan kita, Insya Allah jauh lebih selamat.
    Cara mengobati luka itu salah satunya adalah semakin akrabkan diri Antum dgn ustadz yang ‘alim, shalih dan baik / lembut akhlaq nya. Sering2 lah meminta nasihat darinya. Alhamdulillah berkat pertolongan Allah melalui nasihat ustadz yg mulia, Ana diberikan kemudahan dlm melewati masa2 pahit tsb. Alhamdulillah Allah pun tlh menggantikan semua luka itu dgn seorang isteri yg … subhanallah … jauh lebih baik dari wanita tsb. Selain baik akhlaqnya, diapun bagus ilmu diin nya. Dan Alhamdulillah ana berproses dgn isteri ana yg sekarang melalui perantara ustadz yg mulia, shg terjaga hati, pikiran dan lisan kita. Semoga Antum pun mendapatkan balasan atas kesabaran antum.

    Ajukan komentar baru
    Nama: 
    Email: 
    URL: 
    Komentar: